Takabur adalah watak dari Iblis..

.seperti yang digambarkan pada firman Allah SWT:

"DAN (ingatlah) KETIKA KAMI BERFIRMAN KEPADA PARA MALAIKAT: 'SUJUDLAH KAMU KEPADA ADAM,' MAKA SUJUDLAH MEREKA KECUALI IBLIS; IA ENGGAN DAN TAKABUR DAN ADALAH IA TERMASUK GOLONGAN ORANG~ORANG YANG KAFIR."
(QS.Al Baqarah:34)

Al-Ghazali membahagikan takabur kepada 2 bahagian:

1. Takabur dalam urusan Agama.

2. Takabur dalam urusan Dunia.

Takabur dalam urusan "Agama" dibagi dua :

#Takabur karena ilmu.

Menurut Al-Ghazali, yang banyak takabur karena ilmu adalah para ilmuwan dan ulama. Apa tanda-tanda orang yang takabur karena ilmunya?
Ia tidak mau mendengar nasihat dari orang yang lebih bodoh darinya. Ia merasa dirinya paling pintar dan tidak memerlukan bantuan orang lain.

#Takabur karena amal.

Jika seseorang banyak beramal, ia boleh menjadi sombong.
Dalam sebuah hadis diriwayatkan seseorang yang datang ke majelis Nabi SAW. Orang itu dipuji para sahabat karena kebagusan ibadatnya. Tapi Nabi SAW mengatakan;

"Aku melihat bekas tamparan setan di wajahnya." Orang itu merasa amal dirinya paling baik di antara orang lain.

Di waktu lain, Nabi SAW bersabda:

"Jika ada seseorang yang berkata, 'Manusia ini semuanya sudah rosak (dan ia merasa bahwa hanya dirinya yang tidak rosak / paling baik ) maka ketahuilah bahwa sesungguhnya dia-lah yang paling rosak."

Ada orang yang merasa amalnya sudah bagus serta sangat yakin amalnya pasti diterima Allah SWT. Ada juga orang yang merasa dirinya amat soleh dan lebih mulia lalu menganggap rendah orang lain. Orang- orang seperti itu termasuk orang yang takabur karena ilmu dan amalnya.

Takabur bahagian kedua Takabur dalam urusan "Dunia" yang disebabkan oleh beberapa hal:

1. Kerana asal/nasab.

2. Kerana harta kekayaan.

3. Kerana kekuasaan.

4. Kerana kecantikan/ketampanan.

5. Kerana banyaknya anak buah dan pengikut.
Penyakit yang terakhir ini biasanya diderita oleh para ulama dan pemimpin.

Firman Allah SWT:

"DAN JANGANLAN KAMU MEMALINGKAN MUKAMU DARI MANUSIA (KARENA SOMBONG) DAN JANGANLAH KAMU BERJALAN DI MUKA BUMI DENGAN ANGKUH. SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK MENYUKAI ORANG-ORANG YANG SOMBONG LAGI MEMBANGGAKAN DIRI."
(Surah Luqman:18)


Sabda Rasulullah SAW:

"Tidak akan masuk surga orang yang didalam hatinya terdapat takabur walau hanya sebesar biji sawi."
(HR. Muslim)

Oleh itu marilah kita menjaga sikap ujub dan takabur dgn bersungguh-sungguh...kerana yg layak memasuki syurga ALLAH SWT ialah mereka yg tidak mempunyai sikap ujub dan takabur walaupun sebesar biji sawi(zarah)...Utk renungan bersama.

Wassalam...i❤islam๐Ÿ˜Š